Air ….., bukan sekedar penghilang dahaga tapi air
juga mempunyai peran untuk keberlangsungan hidup makhluk tuhan sang pencipata. Tuhan
menganugerahkan kita air sebagai sarana memperlengkap kebutuhan makhluk hidup
lainnya yang menumpang diatas bumi tuhan ini.
Sungguh kejam , jika tidak ada kesadaran dijiwa
manusia untuk menjaga dan melestarikan sumber mata Air-nya. Manusia adalah makhluk tuhan yang paling
hebat, dapat mengundang air sebanyak yang mereka mau hingga air dapat
menghanyutkan alas tempat tidurnya (bencana banjir).
Makhluk tuhan yang satu ini (manusia) juga mampu
mengusir air sesuka hatinya. Ketika air mudah didapat mereka seperti menghiraukannya dan
memnghamburkan sesuka hati mereka. Sehingga sang Pencipta marah dan mendatangkan
musim yang sangat kering, dimana ttak ada hujan, tak ada mata air dan sungai
kekeringan. Air bersih sulit didapat dan manusia baru sadar atas perbuatannya
itu.
Desaku…….!
Yach…, bisa dibilang tidak terlalu miskin air. Hujan
turun walaupun musim kemarau, sungai tetap mengaliri air walau musim surut. Sumur
tetap selalu membuka mata air unuk menderaskan sumber air-nya. Tapi kesalahan
manusia membuat itu semua tidak berharga.
Air yang ada tak sepenuhnya dapa dimamfaatkan,
aromanya yang bau, warna air-nya kuning membuat warga sulit mendapatkan air
sehat dan bersih. Sehingga warga harus membeli air minum dengan harga tak
sedikit, inilah hukum alam yang harus dibayar atau dianggung makhluk hidup.
Disini warga butuh sebuah alat yang bisa
memproduksi air sehat dan bersih dengan harga yang sangat terjangkau. Dan penulis
merasa PUREIT dari Unilever adalah solusi yang tepat untuk warga didesa saya, karena
selain harga produknya yang terjangkau juga sangat efisien untuk menghasilkan
air yang sehat dan bersih, juga dengan penghematan yang luar biasa dibandingkan
dengan cara mengolah/mendapatkan air dengan cara lain.